4 Contoh Evaluasi Usaha Online Agar Bisnis Terus Berkembang

Melayani Pembuatan SBU, Pengurusan SIUJK, SBU, Jasa Legalitas Perusahaan, Pembuatan Legalitas SBU, Jasa SMK3, Jasa ISO, Jasa SKUP MIGAS Jakarta

Sama halnya dengan bisnis offline, bisnis online pun perlu dievaluasi secara berkala. Ini berguna untuk melihat kondisi bisnis saat ini bila dibandingkan dari periode sebelumnya. Evaluasi bisnis online dapat memudahkan Anda untuk memperbaiki kekurangan bisnis yang Anda dan juga mengembangkan bisnis online. Bingung harus mulai evaluasi bisnis online dari mana? Berikut ini 4 contoh evaluasi usaha online yang bisa Anda lakukan. 

Apakah Target Bisnis Online Sudah Tercapai?

Setiap bisnis pasti memiliki target masing-masing, entah itu dari segi arus kas maupun jumlah pembeli. Penting sekali bagi Anda untuk selalu menentukan target bisnis Anda secara berkala, mulai dari bulanan hingga tahunan. Sejumlah contoh evaluasi usaha yang bisa dilakukan berdasarkan target yang sudah ditetapkan antara lain seperti perbandingan hasil penjualan bisnis Anda dengan kompetitor (market share), jumlah customer baru, total profit, hingga arus kas. 

Tetapkan target yang realistis supaya tidak akan membebani bisnis Anda. Ambil data dari periode sebelumnya dan tetapkan target yang sedikit lebih tinggi daripada pencapaian bisnis Anda di bulan atau tahun sebelumnya. Dengan begitu, bila kondisi bisnis saat ini melampaui target tersebut, bisa dipastikan bahwa bisnis online Anda sudah berkembang menjadi lebih baik. 

Lihat juga: “Mewujudkan Target Bisnis agar Tak Cuma Wacana”

Bagaimana Soal Traffic Website dan Media Sosial Bisnis?

Dikarenakan Anda menjalankan bisnis online, maka penting sekali bagi Anda untuk menganalisis perkembangan traffic website dan media sosial yang digunakan bisnis Anda. Tujuannya adalah agar Anda bisa lebih mengenal hal-hal seperti apa yang menarik perhatian audiens

Contoh evaluasi usaha ini bisa dilakukan dengan menggunakan Google Analytics atau fitur yang ada di platform media sosial yang Anda gunakan. Jika Anda memilih untuk menggunakan Google Analytics, maka Anda perlu mendaftarkan bisnis Anda terlebih dahulu untuk bisa menikmati fitur-fitur Google Analytics. 

Dengan analisa traffic, Anda pun bisa menghitung jumlah pengunjung yang datang ke website atau media sosial bisnis Anda, demografi pengunjung, kapan mereka berkunjung, serta minat yang mereka miliki. Anda juga dapat melihat perbandingan tingkat konversi dengan jumlah pengunjung website. Lakukan analisa ini secara rutin, misalnya sebulan sekali. 

Contoh Evaluasi Usaha, Mulai dengan Lihat Kepuasan Pelanggan

Selain kualitas produk, kondisi bisnis saat ini sangat ditentukan oleh kepuasan pelanggan. Untuk bisa mengetahui taraf kepuasan pelanggan Anda, sebarkan form atau survei ke para pembeli. Anda bisa memuat pertanyaan seperti jenis kelamin, umur, produk atau jasa yang paling sering dibeli, dan saran atau kritik yang ingin diberikan dalam form tersebut. 

Jika Anda berjualan di e-commerce, Anda bisa melihat-lihat review dan penilaian dari para pembeli. Ingat, contoh evaluasi usaha ini tidak semata-mata menilai kepuasan pelanggan terhadap kualitas produk saja, tetapi juga kualitas pelayanan yang diberikan. Bisa saja para pembeli merasa puas dengan produk namun merasa bahwa penjual kurang ramah atau pengiriman yang lambat. 

Lakukan perbaikan berdasarkan feedback pelanggan yang Anda terima. Untuk semakin meningkatkan brand image sekaligus kepuasan pelanggan, Anda pun bisa menawarkan promo spesial di waktu-waktu tertentu!

Seberapa Baik Performa Bisnis Anda?

Secara keseluruhan, bagaimana kondisi bisnis saat ini? Untuk menjawabnya, contoh evaluasi usaha yang patut dilakukan adalah melihat perbandingan penjualan di periode sebelumnya dengan penjualan di periode terkini. Pertimbangkan juga kondisi-kondisi yang mampu memengaruhi performa bisnis Anda, seperti kondisi pandemi yang mungkin menyebabkan Anda harus memotong biaya operasional atau jumlah pembeli yang menurun. 

Saat usaha sudah mulai stabil, jangan lupa untuk mulai scale up bisnis!

Kemudian, hitung pula keuntungan bersih dari bisnis Anda. Kembali lagi, kondisi bisnis saat ini yang memiliki keuntungan lebih besar dibanding periode sebelumnya tidak selalu menjadi bukti nyata bahwa performa bisnis Anda meningkat. Jadi, coba bandingkan juga pendapatan bersih bisnis dengan beban pengeluaran yang ada. 

Segera lakukan contoh-contoh evaluasi usaha di atas agar Anda bisa mengukur kesuksesan usaha yang Anda rintis. Setelah melakukan evaluasi usaha, tingkatkan performa bisnis online Anda dengan bantuan pinjaman modal dari Modalku. Pinjaman tunai hingga Rp250 juta tanpa agunan ini bisa Anda gunakan untuk menambah stok barang, menambah traffic website, melakukan promosi berbayar, atau membiayai pengeluaran bisnis Anda supaya arus kas jadi lebih seimbang. Klik tombol di bawah ini untuk informasi lebih lanjut:

Ajukan Pinjaman


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *