Ingin Menaikkan Harga Jual? Ikuti Langkah-Langkahnya Agar Pembeli Tidak Kabur

Melayani Pembuatan SBU, Pengurusan SIUJK, SBU, Jasa Legalitas Perusahaan, Pembuatan Legalitas SBU, Jasa SMK3, Jasa ISO, Jasa SKUP MIGAS Jakarta

Dalam bisnis, menaikkan harga adalah salah satu hal yang cukup krusial untuk dilakukan. Jika harga jual produk terlalu tinggi, maka yang ada pembeli beralih ke kompetitor. Apalagi kalau mengingat tipe pembeli di Indonesia yang fokus cari harga termurah dan kurang memprioritaskan kualitas. Tentunya hal ini membuat para pebisnis atau pedagang memutar otak mencari cara menaikkan harga produk yang tepat. Lalu, bagaimana tipsnya agar pembeli dan penjual bisa sama-sama diuntungkan

Lihat juga: “Strategi Alokasi Modal Usaha Online untuk Memaksimalkan Keuntungan”

Sorot Kelebihan Tambahan dari Produk atau Jasa

Saat harga jual produk naik, maka hal pertama yang akan ditanyakan oleh pelanggan adalah “kenapa lebih mahal?” Alih-alih membeberkan alasan kenaikan harga produk, misalnya karena harga bahan baku yang memang jadi lebih mahal, proses pembuatan yang rumit, atau biaya ekspedisi naik, berikan manfaat atau kelebihan tambahan yang akan didapat pelanggan. Pelanggan sebenarnya tidak benar-benar ingin tahu kenapa harga produk Anda naik, mereka hanya ingin tahu apakah harga tersebut worth it atau tidak. 

Berikan benefit atau manfaat tambahan yang bisa pelanggan dapat dari membeli produk dengan harga lebih tinggi tersebut. Jelaskan bahwa kenaikan harga produk disertai dengan tambahan manfaat kepada mereka. Dengan begitu, mereka tidak akan ragu membeli produk atau jasa Anda. 

Beri Bonus/Bundling dalam Rangka Harga Jual yang Baru

Siapa yang akan menolak kalau ditawari bonus? Alih-alih jengkel karena kenaikan harga, pembeli justru akan senang karena merasa dapat tambahan tanpa harus membayar mahal. Nah, memberikan bonus ini bisa jadi cara menaikkan harga produk yang sangat ampuh. Cobalah memberikan bonus kepada pembeli Anda, misalnya seperti undian, kupon, atau gift. 

Dengan memberikan bonus, pelanggan tidak merasa rugi sudah membeli produk dengan harga yang lebih tinggi. Bahkan, meski nominal gift tersebut tak seberapa, mereka akan menerimanya dengan suka hati. Alternatif lain, Anda bisa memberikan bonus ini dalam bentuk bundling produk! 

Lihat juga: “5 Strategi Marketing Ini untuk Kembangkan Bisnis”

Sosialisasikan Harga Baru

Konsumen adalah elemen penting dalam bisnis. Tanpa konsumen, model bisnis apapun dijamin tidak akan bisa berjalan. Oleh karenanya, Anda harus tepat dalam menerapkan cara menaikkan harga produk agar pelanggan tidak mudah kabur. Semudah melakukan sosialisasi jauh-jauh hari akan membantu Anda menjaga konsumen tetap setia dan tidak langsung lari ketika ada kenaikan harga. 

Cara paling sederhana, sosialisasikan perubahan harga melalui media online seperti unggahan Instagram, email, broadcast message, dan website. Lalu, tambahkan juga dengan sosialisasi offline melalui banner, spanduk, dan selebaran. Dengan pemberitahuan sejak jauh-jauh hari, konsumen bisa mempertimbangkan penyesuaian harga tersebut. 

Perkuat Branding

Tidak peduli berapa harga jual produk yang dijual, kalau branding dan promosinya kuat, maka pelanggan tidak akan ragu untuk membelinya. Kita ambil contoh sebuah brand ternama. Jika dipikir-pikir, barang yang dijual adalah air mineral biasa atau coklat batang yang sama dengan kompetitornya. Namun, brand ini malah lebih laris diburu pelanggan, padahal harga jualnya lebih tinggi dari kompetitor. Apa penyebabnya?

Ya, tentu saja itu berkat branding kuat! Bahkan, branding ini pun diperkuat lagi dengan interaksi dan hubungan erat pada pelanggan demi menciptakan loyalitas. Kalau konsumen sudah loyal terhadap produk, mereka akan tetap setia membelinya selama harga jualnya masih masuk akal. Namun, ingatlah bahwa branding bukan sekadar logo, identitas produk, dan tulisan saja, ya. Ada aspek nilai dan keterkaitan brand dengan kehidupan sehari-hari. 

Upgrade dan Touch Up Produk 

Kenaikan harga jual harus berbanding lurus dengan upgrade dan touch up produk. Setidaknya, produk berkualitas unggul yang diharapkan pembeli ketika mereka membeli dengan harga yang lebih tinggi. Anda bisa melakukan upgrade atau touch up pada produk untuk memberi kesan bahwa penyesuaian harga tidak seberapa dibanding dengan perbaikan kualitas barang. 

Bentuk upgrade bisa ditunjukkan melalui sentuhan desain pada kemasan, komposisi atau ukuran, dan juga kualitas. Jangan lupa juga untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik agar pembeli puas belanja di toko Anda. Terlebih jika produknya semakin berkualitas! 

Cara menaikkan harga produk dengan memberikan beberapa pilihan harga jual juga efektif untuk menyiasati penyesuaiannya. Anda bisa menjual produk dalam bentuk bundling dan non-bundling agar konsumen tidak merasa bahwa kenaikan harga sangat signifikan.


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *