Kiat-Kiat Mengatasi Penagihan Piutang Usaha yang Bermasalah

Melayani Pembuatan SBU, Pengurusan SIUJK, SBU, Jasa Legalitas Perusahaan, Pembuatan Legalitas SBU, Jasa SMK3, Jasa ISO, Jasa SKUP MIGAS Jakarta

Artikel ini ditulis oleh Paper.id, sebagai bagian dari blog partnership bersama Modalku

Siapa bilang urusan penagihan adalah urusan yang gampang. Tidak sedikit loh, pelaku bisnis harus berbesar hati menerima piutangnya tidak akan pernah diterima di kemudian hari. Bahkan, jika masih ingat kasus dari sosok ibu Febi Nur Amalia yang malah terkena tuntutan dua tahun penjara lantaran cara menagihnya dianggap mencemarkan nama baik adalah bukti lain rumitnya proses ini. Apalagi jika terkait penagihan piutang usaha, tentu persoalannya akan lebih rumit.

Mirisnya lagi, jika penagihan terus mengalami kendala tentu akan berdampak buruk pada kesehatan keuangan perusahaan. Arus kas akan macet, alhasil merembet hingga kegiatan operasional yang tidak dapat berjalan dengan baik. Apalagi, jika modal dari perusahaan itu pas-pasan. Maka, selain harus selektif dalam memilih pelanggan yang akan diberikan piutang usaha, penting juga buat kita mengenali kendala-kendala perusahaan dalam urusan penagihan. 

Lemahnya Sistem Internal Perusahaan

Mulai dari sistem administrasi, pengawasan, dan informasi kredit (piutang usaha) haruslah terintegrasi dengan rapi. Semakin membengkaknya transaksi yang terjadi, terkadang menguras waktu, tenaga, dan pikiran account receivable dalam mengatasi pembuatan hingga melacak invoice yang sudah dikeluarkan. Belum lagi memilah dan memilih mana yang sudah dibayar dan mana yang belum dibayar.

Masalah tidak berhenti sampai disitu saja, account receivable yang terkadang harus multitasking seringkali dikhawatirkan bias informasi. Telat menagih dan masalah keterlambatan pengiriman juga terkadang muncul akibat tidak cermatnya pengambilan keputusan yang terjadi. Misalnya, account receivable masih belum menemukan kurir yang bisa diandalkan untuk pengiriman invoice. Belum lagi masalah sepele lainnya yakni faktor “kelupaan” menagih piutang usaha yang sudah jatuh tempo.

Informasi kredit yang tidak jelas juga menjadi momok account receivable. Data invoice yang tidak tersimpan rapi bahkan hilang juga bisa menjadi penyebabnya. Ini tentunya juga merembet ke potensi penyimpangan dalam pelaksanaan prosedur pemberian kredit yang ditawarkan. Hal ini biasanya disebabkan oleh beberapa masalah, seperti dokumen fisik yang terancam mudah hilang dan cepat rusak. Melalui artikel ini, berikut tips dan kiat sukses mengatasi penagihan piutang usaha yang bermasalah.

Penagihan Piutang Usaha Makin Sulit karena Masalah dari Mitra Bisnis

Tagihan bermasalah tidak hanya disebabkan oleh bagian internal perusahaan, tetapi juga datang dari mitra bisnis. Yang paling sering ditemukan dilapangan adalah terkadang mereka meminta perpanjangan tenggat waktu pembayaran. Entah karena alasan seperti sedang mengalami musibah ataupun kondisi keuangan konsumen yang sedang menurun. Bahkan, tak sedikit dari mitra bisnis yang melarikan diri dan enggan membayar hutang mereka. 

Solusi-solusi Pasti yang Dapat Dilakukan 

Setiap permasalahan, pasti ada solusinya. Tentu saja, kendala-kendala yang sering dihadapi oleh pihak perusahaan yang bisa diminimalisir, terutama dengan menggunakan teknologi (software) penagihan. Dengan adanya pemanfaatan software, data-data tagihan yang awalnya tidak terekam dan tersimpan rapi, kini bisa diakses dimanapun dan kapanpun. Tanpa perlu khawatir dengan biaya penyimpanannya. Selain itu, penagihan juga bisa dilakukan setiap saat sesuai dengan kebutuhan ditambah dengan kemudahan pembayaran digital yang memungkinkan para pelaku bisnis memulai dan menyelesaikan proses transaksi hanya dengan satu platform. Hal tersebut diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan dalam menagih piutang usaha.

Melalui Paper.id, proses penagihan dapat berjalan lebih cepat dan mengurangi resiko piutang usaha tak tertagih hingga 72% lewat pencairan invoice di awal. Dengan begitu, arus kas Anda tetap lancar tanpa perlu repot-repot menagih pelanggan Anda. Anda juga dapat memantau tingkat kredit penagihan dari setiap pelanggan serta proses pembayaran melalui dashboard secara real-time sehingga, semua proses terpantau secara langsung.

Dengan begitu, tim sales yang sebelumnya berfungsi ganda baik untuk jualan atau penagihan bisa benar-benar fokus untuk jualan produk. Untung lebih besar dan usaha Anda bisa berkembang lebih pesat dari sebelumnya. Klik di sini untuk melihat manfaat-manfaat lainnya dari PaperTrade untuk proses penagihan bisnis Anda! 

Baca juga: Cara Bangkit dari Bencana Keuangan


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *