Mengatur Pinjaman Online Cicilan Agar Tidak Terlilit Utang

Melayani Pembuatan SBU, Pengurusan SIUJK, SBU, Jasa Legalitas Perusahaan, Pembuatan Legalitas SBU, Jasa SMK3, Jasa ISO, Jasa SKUP MIGAS Jakarta

Tidak masalah sama sekali untuk mengajukan pinjaman online cicilan, selama Anda bisa mealokasikan dana dengan baik dan benar. Dengan begini, Anda juga akan terhindar dari potensi terlilit utang. Selain itu, bisnis Anda juga bisa berkembang dengan lebih pesat karena dana pinjaman disalurkan sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda sendiri.

Namun, Anda perlu mengetahui beberapa kiat sederhana untuk mengalokasikan pinjaman online cicilan dengan efektif. Kiat-kiat berikut ini bisa membuat Anda jadi lebih tertib dan paham akan pentingnya pengelolaan keuangan bisnis. Tidak hanya itu, dengan beberapa kiat di bawah ini juga, Anda jadi paham benar manfaat khusus dari utang produktif.

Siapkan Rencana Bisnis ke Depan

Jangan memulai bisnis tanpa rencana, apalagi bila Anda hendak mengambil pinjaman online cicilan. Mulailah dengan menyiapkan rencana bisnis yang matang ke depannya, lengkap dengan target yang hendak dicapai dari bisnis Anda dan cara-cara mencapainya. Jabarkan juga secara rinci, seperti misalnya untuk mencapai target penjualan sekian, upaya-upaya apa saja yang perlu bisnis Anda lakukan.

Dari sana, Anda bisa langsung mempersiapkan strategi untuk bisnis Anda. Tidak hanya strategi untuk meraup keuntungan, melainkan juga strategi untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar. Bila rencana bisnis sudah matang, mental Anda pun juga harus siap. Mantapkan komitmen Anda sebagai pebisnis untuk merealisasikan semua rencana tersebut.

Pastikan Kemampuan Bayar Cicilan Per Bulan

Mengingat Anda akan mengambil pinjaman online cicilan, rencana yang tadi Anda buat juga harus menyertakan perhitungan akan kemampuan Anda untuk membayar kembali cicilan pinjaman tersebut. Dengan kata lain, Anda tidak dapat mengeksekusi bisnis Anda tanpa memiliki simpanan atau sedikit modal, serta sumber penghasilan lain selain dari bisnis ini untuk melunasi cicilan pinjaman.

Kemampuan membayar kembali pinjaman online cicilan ini juga akan menjadi tolok ukur kondisi finansial bisnis Anda. Jadikan ini sebagai acuan untuk mengevaluasi serta mengeksekusi rencana bisnis Anda. Ingat, dana yang Anda pinjam harus sesuai dengan performa dan prospek bisnis itu sendiri.

Gunakan Dana Pinjaman untuk Kebutuhan Produktif

Salah satu kiat penting untuk mengalokasikan pinjaman online adalah tidak menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan konsumtif. Fokuskan diri Anda dan hanya salurkan dana untuk kebutuhan produktif atau operasional bisnis itu sendiri. Salah satu cara yang sederhana untuk melakukannya adalah dengan memisahkan rekening bisnis dan rekening pribadi.

Kebutuhan produktif bisnis pun harus disesuaikan lagi dengan rencana yang sudah Anda susun sebelumnya. Hindari membuat rencana-rencana mendadak yang bisa membuat pembiayaan jadi membengkak. Kalaupun ada rencana mendadak yang tidak ada di dalam rencana awal, Anda harus bijak dalam mengambil keputusan. Jangan ragu untuk memangkas pos pengeluaran yang dirasa tidak begitu penting agar tidak menimbulkan masalah keuangan ke depannya.

Punya Dana Khusus untuk Bayar Cicilan

Jika tadi sudah disebutkan bahwa Anda harus tahu soal kemampuan membayar kembali pinjaman online cicilan, maka Anda juga harus tahu dari mana sumber dana pelunasan itu. Tentunya selain dari profit yang dihasilkan oleh bisnis Anda. Anda perlu memiliki sumber dana khusus untuk membayar semua tanggung jawab cicilan Anda tersebut.

Dana khusus ini bisa saja dari tabungan yang sudah Anda depositkan. Namun, bisa juga datang dari pekerjaan tambahan yang Anda lakukan. Dengan begini, jika sewaktu-waktu ada kendala pelunasan, sumber-sumber dana khusus tersebut bisa Anda andalkan untuk melunasi pinjaman yang sebentar lagi jatuh tempo.

Rajin Catat Keuangan dan Pinjaman Online Cicilan

Terakhir, kiat yang tidak kalah penting adalah harus rajin mencatat keuangan dan pinjaman online cicilan. Dengan adanya catatan keuangan ini, Anda juga bisa tahu ke mana saja dana pinjaman itu mengalir. Jangan lupa juga untuk mencatat semua transaksi pelunasan pinjaman yang telah selesai dilakukan.

Dengan mencatat semua aktivitas keuangan bisnis Anda secara detail, kapan pun Anda membutuhkan data keuangan, maka akan langsung diakses dengan mudah. Selain itu, Anda juga bisa melihat kembali dokumen nota, invoice,dan bukti transaksi lainnya secara praktis, semuanya dalam keadaan rapi dan aman.

Begitu Anda paham dengan berbagai kiat mengalokasikan pinjaman online cicilan di atas, Anda bisa lebih percaya diri mengajukan pinjaman. Salah satunya dengan mengajukan pinjaman online ke Modalku. Modalku memiliki layanan pinjaman online dengan sistem peer-to-peer lending yang efektif bantu banyak orang rintis usaha kecil mereka. Mari kembangkan bisnis Anda dengan Modalku!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *