Perhitungan Pinjaman Dana Online untuk Modal Budidaya Ikan Nila

Melayani Pembuatan SBU, Pengurusan SIUJK, SBU, Jasa Legalitas Perusahaan, Pembuatan Legalitas SBU, Jasa SMK3, Jasa ISO, Jasa SKUP MIGAS Jakarta

Pinjaman dana online tidak hanya bermanfaat bagi bisnis rumahan seperti bisnis minuman atau bisnis pakaian saja, tetapi juga bermanfaat bagi kemajuan bisnis budidaya ikan nila. Salah satu jenis ikan air tawar ini jadi populer karena memiliki faktor-faktor yang menyebabkan nilai jualnya tinggi. Beberapa faktor di antaranya termasuk mudah dalam hal perawatan dan kemudahan untuk balik modal dengan cepat. Kali ini, Anda akan belajar perhitungan pinjaman dana online untuk modal bisnis budidaya ikan nilai.

Lihat juga: “6 Jenis Pinjaman UMKM yang Cocok untuk Bisnis Anda”

Mengapa Bisnis Ikan Nila?

Ikan nila memiliki permintaan pasar yang tinggi. Ditambah lagi, harga ikan nila di pasaran juga relatif tinggi, yakni Rp15 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram. Harga ini bahkan bisa naik lagi di waktu-waktu tertentu, seperti saat bulan Ramadan. Tidak hanya itu saja, perawatan ikan nila sendiri juga terbilang mudah karena ikan nila adalah omnivora. Alhasil, biaya yang dikeluarkan untuk budidaya ikan nila juga semakin sedikit. Ikan nila pun tidak membutuhkan kolam luas untuk bertahan hidup. Dalam waktu 6-7 bulan saja, Anda sudah bisa panen ikan nila. 

Modal Awal yang Dibutuhkan

Sekarang, sebelum mengambil pinjaman dana online untuk bisnis budidaya ikan nila, mari hitung dulu kisaran modal awal yang dibutuhkan. Dengan ukuran kolam dan benih ikan yang dapat disesuaikan, satu hal yang perlu jadi catatan. Anda perlu membuat kolam sedalam 100 cm-120 cm agar ikan nila berhasil diternak. Anda bisa menggunakan sistem kolam terpal. Dengan begini, Anda pun semakin menghemat kebutuhan modal awal Anda.

  • Terpal kolam = Rp2.000.000
  • Benih ikan nila unggul (ukuran 3cm) = 1000 ekor x Rp550 = Rp550.000
  • Peralatan lainnya = Rp500.000

Dari daftar kebutuhan di atas, bisa disimpulkan kalau modal awal perlu Anda miliki atau nominal pinjaman dana online yang Anda butuhkan adalah minimal Rp3.050.000.

Lihat juga: “Ambil Kini, Bayar Nanti, Solusi untuk Kebutuhan Bisnis Anda”

Perhitungan Biaya Operasional Tambak Ikan Nila

Tidak hanya modal awal saja, Anda juga harus menghitung biaya operasional tambak ikan nila. Biaya ini juga harus disertakan dengan total modal awal, di mana total jumlah keduanya itulah yang akan jadi jumlah keseluruhan pengajuan pinjaman dana online. Jadi, mari lihat lagi, biaya operasional seperti apa yang dibutuhkan saat melakukan bisnis yang satu ini.

  • Pakan dan obat ikan = Rp2.250.000
  • Listrik dan air = Rp1.000.000
  • Tenaga kerja tambahan (jika dibutuhkan) = 3 x Rp700.000 = Rp2.100.000
  • Lain-lain = Rp500.000

Daftar biaya operasional di atas ini pun sifatnya tidak menentu. Anda dianjurkan untuk memeriksa kembali biaya yang dibutuhkan sesuai dengan domisili Anda. Biaya operasional bisa jadi lebih murah atau justru lebih mahal. Jadi, dari daftar di atas, Anda setidaknya memerlukan biaya operasional sebesar Rp5.850.000 per bulan.

Prospek Keuntungan

Setelah tahu besaran pinjaman dana online yang Anda butuhkan untuk bisnis tambak ikan nila, Anda juga perlu menghitung prospek keuntungan. Tujuannya untuk dapat melihat kemampuan bisnis ini ke depannya. Anda juga jadi bisa tahu kemampuan Anda melunasi pinjaman dana online itu nanti, termasuk berapa lama tenor pinjaman yang perlu diambil.

Lihat juga: “7 Usaha Makanan Paling Laris saat 2021“

Jika dari 1000 benih tadi yang berhasil panen hanya 90% saja, berarti ada 900 ikan yang bisa dijual. Kalau ikan-ikan ini tumbuh baik setelah 6-7 bulan dengan berat 350-500 gram per ekor, Anda bisa menjualnya seharga Rp35.000,- per kilogram, yang artinya Anda akan mendapatkan sekitar 450 kg ikan untuk dijual. Dengan begitu, Anda bisa meraup total penjualannya sebesar Rp15.750.000.

Sekarang, mari hitung keuntungan bersih dari hasil penjualan tersebut. Total modal awal dan biaya operasional adalah Rp8.900.000. Untuk melihat potensi keuntungan yang Anda dapatkan, berarti biaya penjualan harus dikurangi dengan total modal awal dan biaya operasional. Ini berarti besar keuntungan bersih Anda adalah sekitar Rp6.850.000 per bulannya. 

Bagaimana? Tertarik dengan budidaya ikan Nila. Segera pelajari dan mulai bisnisnya. Nantinya, jika sudah berkembang dan perlu tambahan modal. Kami siap membantu. Kami punya beragam produk pinjaman. Pilih produknya dan penuhi kebutuhan bisnis Anda! Klik tombol di bawah ini untuk pelajari produknya:

Pilih Pinjaman


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *