Untung Besar Jual Barang Bekas Melalui Bisnis Thrifting Online

Melayani Pembuatan SBU, Pengurusan SIUJK, SBU, Jasa Legalitas Perusahaan, Pembuatan Legalitas SBU, Jasa SMK3, Jasa ISO, Jasa SKUP MIGAS Jakarta

Apa itu bisnis thrifting online? Thrifting adalah istilah dari bahasa Inggris yang artinya membeli barang bekas. Konsep jual beli barang bekas tentunya sudah ada di Indonesia sejak lama. Namun, baru-baru ini tren bisnis thrifting jadi semakin populer dikarenakan harganya yang murah dan juga kualitas barang yang tidak kalah dari produk-produk yang dijual di toko, asalkan pembeli cermat dalam memilih produk.

Dengan modal yang terbilang lebih murah daripada bisnis pada umumnya, bisnis thrifting bisa jadi peluang bagi Anda untuk meraup keuntungan besar! Sekarang ini, bisnis thrifting pun bisa dilakukan secara online. Mau tahu bagaimana cara memulai bisnis thrifting online? Berikut ini ulasan lengkapnya.

Lihat juga: Cara Membangun Bisnis Minim Modal yang Bisa Dicoba

Buat Rencana Bisnis yang Rinci

Walaupun Anda hanya akan menjual barang bekas, tetap saja Anda perlu merancang rencana bisnis thrifting yang matang supaya nantinya bisnis bisa berjalan dengan mulus. Pertama-tama, mari tentukan tipe bisnis thrifting seperti apa yang ingin Anda jalankan, misalnya menjual pakaian bekas dari brand ternama. 

Cara memulai bisnis ini bisa terbantu dengan terlebih dahulu menentukan target pasar yang ingin Anda tuju. Setelahnya, buat nama thrift store yang paling pas dengan tipe bisnis thrifting Anda. Selayaknya bisnis pada umumnya, sangat disarankan untuk membuat model bisnis yang terperinci untuk membantu Anda dalam menavigasi bisnis thrifting

Pilih Lokasi yang Strategis

Baik itu bisnis thrifting online atau offline, lokasi akan sangat menentukan profitabilitas bisnis Anda. Bagi bisnis thrifting online, ada baiknya Anda menentukan lokasi drop off untuk memudahkan orang-orang yang ingin mendonasikan barang-barang bekas mereka secara langsung. 

Anda tentu bisa menjadikan rumah Anda sebagai lokasi bisnis thrift shop online ini, namun pastikan lokasi bisnis ini berdekatan dengan toko layanan kurir untuk mengirimkan barang pesanan pembeli. 

Sementara untuk bisnis thrifting offline, tentunya Anda harus memilih lokasi yang strategis, yakni terletak di dekat jalan raya dan bisa diakses menggunakan transportasi umum. Dengan begitu, bisnis thrifting Anda bisa laris manis. 

Cari Produk Dagangan

Salah satu kendala yang paling sering ditemui dalam cara memulai bisnis ini adalah kesulitan untuk mendapatkan produk dagangan. Lagi-lagi, komoditas yang Anda jual merupakan barang-barang bekas yang masih layak digunakan dan dalam kondisi bagus. Sebagai permulaan, Anda bisa menjual barang-barang bekas yang ada di rumah Anda. 

Seiring berjalannya bisnis, Anda bisa membuka opsi jual-beli barang bekas di mana Anda bisa membeli barang bekas yang diberikan customer, atau bisa juga mengandalkan donasi dari orang-orang terdekat Anda. Anda pun bisa membeli barang-barang bekas yang akan dijual kembali di thrift shop, pasar loak, atau secara online. Selain kualitas, Anda perlu memastikan kebersihan barang sebelum dijual, ya!

Lebih lanjut: Cara Mencari Supplier untuk Kualitas & Harga Terbaik

Pertimbangkan Platform Apa Saja yang akan Dipakai

Apakah Anda ingin membuka thrift store offline atau online? Mungkin Anda ingin membuka keduanya sekaligus? Apapun itu, tentukan platform apa saja yang akan Anda gunakan untuk memasarkan bisnis thrifting Anda. Anda bisa mengandalkan platform seperti e-commerce dan media sosial (Instagram dan Facebook) untuk berjualan barang bekas sekaligus memasarkan barang bekas dagangan Anda. 

Keuntungan dari memanfaatkan platform online adalah Anda bisa menjangkau pasar yang lebih luas serta bisa memudahkan customer untuk membeli barang bekas dari toko Anda. Namun, pastikan Anda sudah mencantumkan keterangan bahwa bisnis Anda secara khusus menjual barang bekas agar tidak muncul kesalahpahaman. Lalu, cantumkan juga deskripsi produk secara rinci serta kondisinya terkini. 

Untuk melihat artikel lebih lanjut mengenai bisnis thrifting, Anda bisa melihat di: Jual Barang Bekas Online Semakin Laku dengan 5 Trik Ini

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk menjajal bisnis thrifting ini? Jangan dipandang sebelah mata karena peminatnya semakin banyak, terlebih di kalangan generasi muda. Agar bisnis thrifting online Anda bisa terwujud, segera daftarkan diri Anda ke Modalku yang siap memberikan pinjaman modal hingga Rp250 juta, tanpa agunan! Caranya sangat mudah, tinggal klik di bawah dan isi data perihal bisnis online Anda. Mari kembangkan bisnis online Anda bersama Modalku!

Kembangkan Bisnis!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *